Hubungan permasalah penduduk dengan kebudayaan
Kebudayaan Indonesia adalah serangkaian gagasan dan pengetahuan yang telah diterima oleh masyarakat-masyarakat Indonesia (yang multietnis) itu sebagai pedoman bertingkahlaku dan menghasilkan produks-produk kebudayaan itu sendiri. Hanya persoalannya, ide-ide dan pengetahuan masyarakat-masyarakat Indonesia juga mengalami perubahan-perubahan, baik karena factor internal maupun eksternal.
Berikut dampak kebudayaan Indonesia bagi masyarakat, antara lain:
1. Pengaruh Positif dapat berupa :
-Peningkatan dalam bidang sistem teknologi, Ilmu Pengetahuan, dan ekonomi.
-Terjadinya pergeseran struktur kekuasaan dari otokrasi menjadi oligarki.
-Mempercepat terwujudnya pemerintahan yang demokratis dan masyarakat madani dalam skala global.
-Tidak mengurangi ruang gerak pemerintah dalam kebijakan ekonomi guna mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
-Tidak berseberangan dengan desentralisasi.
-Bukan penyebab krisis ekonomi.
2. Pengaruh Negatif berupa :
-Menimbulkan perubahan dalam gaya hidup, yang mengarah kepada masyarakat yang konsumtif komersial. Masyarakat akan minder apabila tidak menggunakan pakaian yang bermerk (merk terkenal).
-Terjadinya kesenjangan budaya. Dengan munculnya dua kecenderungan yang kontradiktif. -Kelompok yang mempertahankan tradisi dan sejarah sebagai sesuatu yang sakral dan penting (romantisme tradisi). Dan kelompok ke dua, yang melihat tradisi sebagai produk masa lalu yang hanya layak disimpan dalam etalase sejarah untuk dikenang (dekonstruksi tradisi/disconecting of culture).
-Sebagai sarana kompetisi yang menghancurkan. Proses globalisasi tidak hanya memperlemah posisi negara melainka juga akan mengakibatkan kompetisi yang saling menghancurkan.
-Sebagai pembunuh pekerjaan. Sebagai akibat kemajuan teknologi dan pengurangan biaya per unit produksi, maka output mengalami peningkatan drastis sedangkan jumlah pekerjaan berkurang secara tajam.
-Sebagai imperialisme budaya. Proses globalisasi membawa serta budaya barat, serta kecenderungan melecehkan nilai-nilai budaya tradisional.
-Globalisasi merupakan kompor bagi munculnya gerakan-gerakan neo-nasionalis dan fundamentalis.. Proses globalisasi yang ganas telah melahirkan sedikit pemenang dan banyak pecundang, baik pada level individu, perusahaan maupun negara. Negara-negara yang harga dirinya diinjak-injak oleh negara-negara adi kuasa maka proses globalisasi yang merugikan ini merupakan atmosfer yang subur bagi tumbuhnya gerakan-gerakan populisme, nasionalisme dan fundamentalisme.
Malu menggunakan budaya asli Indonesia karena telah maraknya budaya asing yang berada di wilayah Indonesia.
Dalam pandangan sosiologi kebudayaan meliputi :
Kebudayaan material, adalah hasil cipta, karsa, yamg berwujud benda-benda atau barang-barang atau alat-alat pengolahan alam. Misalnya gedung, pabrik, jalan, rumah, alat komunikasi, hiburan, mesin dan lain-lain.
Kebudayaan non material, haisl cipta karsa yang berwujud kebiasaan-kebiasan/ adat istiadat, kesusilaan, ilmu pengetahuan, keyakinan, keagamaan dan lain-lain.
3 HUBUNGAN KEBUDAYAAN TERHADAP KEHIDUPAN
3.1 Hubungan manusia dan kebudayaan
Dari sudut pandang antropologi manusia dapat ditinjau dari dua segi yaitu :
Manusia sebagai makhluk biologi yaitu manusia dipelajari dalam ilmu biologi /anatomi
Manusia sebagai makhluk sosio budaya, yaitu menyelidiki seluruh cara hidup manusia, bagaimana manusia dengan akala budinya dan struktur fisiknya dalam mengubah lingkungan berdasarkan pengalamannya. Juga memahami dan melukiskan kebudayaan yang terdapat dalam masyarakat manusia.
3.2 Hubungan Masyarakat dan Kebudayaan
- Manusia, masyarakat dan kebudayaan merupakan satu kesatuan utuh karena dari ketiga unsur inilah kehidupan mahkluksosial berlangsung.
- Masyarakat tak dapat dipisahkan dengan manusia karena hanya manusia yang hidup bermasyarakat
- Dimana orang bermasyarakat akan timbul kebudayaan
3.3 Wujud kebudayaan menurut Koenjtaraningrat
Ide, gagasan, nilai-nilai, norma, peraturan
Sifatnya abstrak tak dapat diraba dan letaknya hanya ada dikepala kita masing-masing.
Kelakuan berpola manusia dalam masyarakat
Misalnya kegiatan berinteraksi, berhubungan, bergaul satu sama lain. Kegiatan tersebut berpola berdasarkan adat istiadat.
Hasil karya manusia, merupakan wujud yang paling kongkrit dapat dilihat, diraba, dirasakan.
Dari ketiga wujud kebudayaan tersebut dapat dirinci menjadi 7 unsur kebudayaan ;
>Sistem religi dan upacara keagamaan
>Sistem organisasi kemasyarakatan
>Sistem pengetahuan
>Sistem mata pencaharian hidup
>Sistem teknologi dan peralatan
>Bahasa
>Kesenian
http://blog.uin-malang.ac.id/kutumerah/2011/09/25/pertumbuhan-penduduk-dan-migrasi/
Kamis, 27 Oktober 2011
Senin, 10 Oktober 2011
tugas algoritma 1C
1. PROGRAM DAN PEMROGRAMAN
Definisi dari Program & Pemrograman
Merupakan kumpulan instruksi-instruksi tersendiri yang disebut source code serta
dibuat oleh programmer (pembuat program)
Paradigma Pemrograman
1. Pemrograman Prosedural (berdasarkan urutan-urutan sekuensial)
Program adalah suatu rangkaian prosedur untuk memanipulasi data.
Definisi dari Program & Pemrograman
Merupakan kumpulan instruksi-instruksi tersendiri yang disebut source code serta
dibuat oleh programmer (pembuat program)
Paradigma Pemrograman
1. Pemrograman Prosedural (berdasarkan urutan-urutan sekuensial)
Program adalah suatu rangkaian prosedur untuk memanipulasi data.
Prosedur merupakan kumpulan instruksi yang dikerjakan secara berurutan.
2. Pemrograman Fungsional (berdasarkan teori fungsi matematika)
Fungsi merupakan dasar utama dari program.
3. Pemrograman Terstruktur
Fungsi merupakan dasar utama dari program.
3. Pemrograman Terstruktur
Program dapat dibagai-bagi menjadi prosedur dan fungsi.
Contoh: PASCAL dan C
4. Pemrograman Modular (pembentukan banyak modul)
Contoh: PASCAL dan C
4. Pemrograman Modular (pembentukan banyak modul)
Modul merupakan kumpulan dari prosedur dan fungsi yang berdiri sendiri
Sebuah program dapat merupakan kumpulan dari beberapa modul.
Contoh: MODULA-2 atau ADA
5. Pemrograman Berorientasi Obyek (berdasarkan prinsip obyek)
Sebuah program dapat merupakan kumpulan dari beberapa modul.
Contoh: MODULA-2 atau ADA
5. Pemrograman Berorientasi Obyek (berdasarkan prinsip obyek)
Dimana obyek memiliki data/variabel/property dan method/event/prosedur yang dapat dimanipulasi
Contoh: C++, Object Pascal, dan Java.
Contoh: C++, Object Pascal, dan Java.
6. Pemrograman Berorientasi Fungsi (berfokus pada suatu fungsi tertentu)
Sangat tergantung pada tujuan pembuatan bahasa pemrograman ini.
Contoh: SQL (Structured Query Language), HTML, XML dan lain-lain.
Contoh: SQL (Structured Query Language), HTML, XML dan lain-lain.
7. Pemrograman Deklaratif
Pemrograman ini mendeskripsikan suatu masalah dengan pernyataan daripada
memecahkan masalah dengan implementasi algoritma.
Contoh: PROLOG
Pemrograman ini mendeskripsikan suatu masalah dengan pernyataan daripada
memecahkan masalah dengan implementasi algoritma.
Contoh: PROLOG
2. DATA
Data adalah kumpulan dari bahan-bahan mentah yang terdiri dari angka,huruf,dll.
Data adalah kumpulan dari bahan-bahan mentah yang terdiri dari angka,huruf,dll.
Berbagai pengertian dari data menurut bidangnya :
>Beberapa definisi data dari berbagai sudut pandang:
1. Menurut berbagai kamus bahasa Inggris-Indonesia, data diterjemahkan sebagai istilah yang
berasal dari kata “datum” yang berarti fakta atau bahan-bahan keterangan.
2. Dari sudut pandang bisnis.
Data adalah pendeskripsian organisasi tentang sesuatu(resources) dan kejadian (transactions) yang terjadi (business data is an organization’s description of things (resources)and events (transactions) that it faces).
3. Data adalah deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang sedang kita hadapi.
4. Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata.
Kejadian adalah sesuatu yang terjadi pada saat tertentu. Kesatuan nyata adalah berupa suatu objek nyata seperti tempat, benda dan orang yang betul-betul ada dan terjadi.
3. MODEL KOMPUTASI
Model komputasi dapat diartikan kumpulan dari nilai dan operasi-operasi.
Model komputasi mempunyai 3 dasar model, yaitu model fungsional, model logika, model imperatif.
a) Model fungsional terdiri dari satu set nilai-nilai, fungsi-fungsi dan operasi aplikasi fungsi
Model komputasi dapat diartikan kumpulan dari nilai dan operasi-operasi.
Model komputasi mempunyai 3 dasar model, yaitu model fungsional, model logika, model imperatif.
a) Model fungsional terdiri dari satu set nilai-nilai, fungsi-fungsi dan operasi aplikasi fungsi
dan komposisi fungsi. Fungsi dapat mengambil fungsi lain sebagai argumentasi dan
mengembalikan fungsi sebagai hasil (higher-order function).
b) Model logika adalah terdiri atas satu set nilai-nilai, definisi hubungan serta kesimpulan
b) Model logika adalah terdiri atas satu set nilai-nilai, definisi hubungan serta kesimpulan
logis. Program terdiri atas definisi hubungan dan suatu komputasi/suatu
bukti(suatu urutan kesimpulan).
c) Model komperatif terdiri dari satu set nilai-nilai yang mencakup suatu keadaan
c) Model komperatif terdiri dari satu set nilai-nilai yang mencakup suatu keadaan
dan operasi tugas untuk memodifikasi pernyataan. Pernyataan adalah set pasangan nilai
nama dari konstanta dan variabel.
4. PRINSIP BAHASA PEMROGRAMAN
Dalam pemograman komputer. Kita harus menggunakan bahasa yang dimengerti oleh komputer untuk memberikan suatu instruksi. Komputer adalah mesin digital, artinya komputer hanya mengenal kondisi arus listrik (biasanya dilambangkan dengan 1) dan tidak ada arus listrik (dilambangkan dengan 0).
Jadi kita harus menggunakan sandi 0 dan 1 untuk melakukan pemrograman komputer. Bahasa pemrograman yang menggunakan sandi 0 dan 1 ini disebut bahasa mesin (assembly). Sebagai contoh, dalam prosesor Intel, terdapat perintah 0011 1010 0000 1011. Perintah dalam bahasa mesin ini sama artinya dengan perintah assembly CMP AL, 0D, yang
artinya bandingkan nilai register AL dengan 0D. CMP yang merupakan singkatan dari CoMPare
Jadi kita harus menggunakan sandi 0 dan 1 untuk melakukan pemrograman komputer. Bahasa pemrograman yang menggunakan sandi 0 dan 1 ini disebut bahasa mesin (assembly). Sebagai contoh, dalam prosesor Intel, terdapat perintah 0011 1010 0000 1011. Perintah dalam bahasa mesin ini sama artinya dengan perintah assembly CMP AL, 0D, yang
artinya bandingkan nilai register AL dengan 0D. CMP yang merupakan singkatan dari CoMPare
Adalah bahasa yang digunakan atau dipakai oleh programmer untuk menuliskan kumpulan instruksi (program)
Ada beberapa bahasa pemrograman,seperti :
1. ASSEMBLER
2. COBOL
3. FORTRAN
4. PL/I
5. R.P.G.
6. QBASIC
Menurut tingkatnya Bahasa Pemrograman dapat dibedakan dalam 2 macamtingkat (level):
1. Low level language (machine oriented)
contoh : ASSEMBLER
2. High level language (problem oriented)
2. High level language (problem oriented)
contoh : QBASIC, COBOL, FORTRAN, RPG, PL/I
Sekian!!
Sekian!!
Langganan:
Komentar (Atom)